Samsung Safety Truck, Inikah Truk Aman di Masa Depan?

HARUSBACA.COM – Sudah pasti seorang sopir pernah merasakan dimana ia berada dibelakang truk yang melaju dengan lambat dan berusaha menyalip tapi memiliki kendala! hmm.. apa coba? yap! tidak bisa melihat apakah ada kendaraan yang melaju dari arah berlawanan.

Tapi sekarang tidak usah khawatir lagi, karena sekarang sudah ada contoh truk Samsung transparan yang masih dalam pemgembangan dan semoga bisa direalisasikan di Indonesia bahkan dunia.

Saat ini produsen elektronik, Samsung asal Korea Selatan telah menemukan solusi untuk temuan barunya yaitu Samsung Safety Truck, menggunakan kamera nirkabel dan layar besar tepat di belakang truk, memberikan pengemudi yang membuntuti truk Samsung dapat melihat kendaraan yang melaju berlawanan arah.

Ini merupakan inovatif yang mudah diterapkan pada truk lainnya, karena kamera nirkabel dipasang pada depan truk dan mencoba mengirimkan gambar ke empat layar di bagian bagian belakang truk.

Kerennya lagi, layar bekerja di segala cuaca dan bahkan di malam hari, menunjukkan kepada pengemudi yang membuntuti dibelakang truk, tahu kapan waktu yang aman untuk menyalip truk.

Alasannya Samsung membuat truk se-akan “tembus pandang” karena diperkirakan bahwa satu orang meninggal dalam kecelakaan lalu lintas setiap jam di Argentina, tepat pada tempat uji coba Samsung Safety Truk. Banyak kecelakaan yang terjadi di jalan satu jalur atau dua jalur ketika pengemudi mencoba menyalip kendaraan yang lebih lambat lajunya.

Dengan hasil memuaskan, Samsung pun sekarang bekerjasama dengan LSM safe-driving dan pemerintah Argentina dalam upaya mematuhi hukum dan memperoleh izin dari pihak berwenang. Jika temuannya ini bisa digunakan untuk umum, Samsung berharap bahwa itu bisa menyelamatkan banyak nyawa dalam lalu lintas.

Namun memiliki permasalahan dalam hal finansial, apakah perusahaan transportasi bersedia membayar layar belakang, yang diperkirakan biayanya lebih kurang $1000 USD. Tapi, setidaknya ini ide yang menarik dan mungkin bisa menyelamatkan beberapa nyawa dalam lalu lintas. So, kenapa gak dicoba?

Add Comment