Misteri Yang Sudah Terpecahkan Secara Ilmiah

HARUSBACA.COM – Mungkin yang ada dibenak kita, misteri merupakan suatu yang belum diketahui oleh pasti serta menimbulkan rasa keingintahuan banyak orang, dikarenakan misteri kebanyakan dipautkan oleh peristiwa menakutkan serta supernatural.

Berlawan dengan misteri, karena kali ini HarusBaca.com akan menjabarkan misteri dunia yang sudah berhasil diungkap secara ilmiah berdasarkan riset yang dilakukan oleh para ilmuwan, pasalnya perihal ini sudah bukan menjadi misteri. seperti apa hasilnya? simaklah misteri yang sudah terpecahkan secara ilmiah versi HarusBaca.com.

Misteri Senyuman Monalisa

Tiap turis tentu ingin singgah di salah satu pigura ternama buatan Leonard da Vinci, Monalisa. kenapa? lantaran terdapat objek yang memikat dari senyum pigura perempuan yang kabarnya merupakan seseorang pengasuh tersebut. beberapa menjuluki senyum Monalisa memiliki suatu ilusi visual.

Ternyata benar dugaan itu, dalam penilitian Universitas Sheffied Hallam dan juga Sunderland, setelah mengkaji lukisan La Bella Principessa karya Leonard da Vinci sebelumnya, bahwa da Vinci sengaja. Konsep terkini ini diklaim dapat menguak misteri senyuman Monalisa hingga selesai. dalam riset itu, para peneliti meninjau pigura La Bella Principessa, buatan da Vinci sebelum Monalisa.

Dalam pigura yang terbuat akhir abad empat belas, para peneliti menjumpai kecerdasan da Vinci buat memincut orang saat melewati lukisan tersebut. Berdasarkan para peneliti, dengan cara pencampuran corak warna yang handal, lukisan da Vinci telah mempengaruhi visi periferal ataupun pandangan tepi kamu. pandangan periferal ialah pandangan seorang di sekitar objek yang diamati secara fokus.

Dengan metode pelarutan warna itu, pandangan kamu seakan terpedaya. rupa mulut pada gambar itu seakan berganti, senada dengan ceruk penglihatan kamu. metode ini dikenal sfumato, dapat diamati pada gambar Monalisa serta La Bella Principessa. berdasarkan para peneliti, penggambar lain mencoba memakai metode ini pada sebagian lukisannya.

Misteri Segitiga Bermuda

Segitiga bermuda terdapat dibagian barat samudera Atlantik. persisnya antara kepulauan Bermuda, Puerto Rico di Jamaica serta bagian selatan Florida, Amerika Serikat. Besar segitiga bermuda tersebut kurang lebih 1,2 juta km persegi dan terdiri dari 300 pulau yang ditempati 65.000 orang.

Segitiga bermuda ialah suatu kejadian gas akut normal, gas alam, setara bagaikan gas yang dibuahi sama air mendidih, terpenting gas metana, ialah terduga utama di balik lenyapnya sebagian pesawat terbang serta kapal laut. fakta dari reka cipta yang menuntun sudut pandang baru akan misteri yang membayang-bayangi alam semasa bertahun-tahun itu tertuang dalam jurnal American Journal of Physics.

Prof. Joseph Monaghan memelajari teori bersama-sama David May di Monash University, Australia. 2 teori dari riset itu ialah balon-balon besar gas metana muncul dari pangkal lautan. Namun penulis terkenal Ivan T Sanderson, telah memastikan area misterius ini sedari tahun 1960, bahwasannya area ini cenderung seperti ketupat dibandingkan segitiga.

Sanderson juga menyatakan bahwa kejadian sebading juga sering terjadi pada laut Jupang dan laut Utara. Secara penelitian ini, setiap gas metana yang keluar dari pangkal laut hingga mengudara akan menggoyahkan dan menenggelamkan pesawat atau kapal yang terperangkap dalam balon raksasa metana.

DONT MISS:  7 Mitos Penerbangan Pesawat Yang Wajib Diketahui!

Misteri balok Tjipetir

Memerlukan waktu sampai 100 tahun untuk dunia mengungkap misteri Tjipetir, si balok kenyal. Pasalnya balok tersebut banyak ditemukan di pinggir pantai seluruh Eropa. Tidak ada petunjuk sama sekali mengenai balok kenyal tersebut yang mirip dengan talenan. Peneliti kelautan, Curtis Ebbesmeyer menyatakan, balok kenyal tersebut sudah terapung di laut hingga 1 abad.

Walaupun temuan Tjipetir belum lama dikabarkan dari tiga puluh tahun lalu. Menurut Ebbesmeyer kemungkinan, balok kenyal telah tiga kali mengitari Bumi, sedangkan butuh waktu 25 tahun mengitari Bumi sebanyak 1 kali. Disinyalir, Tjipetir diketahui sempat dibawa sama kapal muatan punya Jepang, Miyazaki Maru. akan tetapi kapal itu diketahui kelebu ketika waktu perang dunia pertama.

Miyazaki Maru kelebu kurang lebih 241,5 km bagian barat kepulauan Scilly pada tanggal 31 Mei 1917 saat ingin pergi dari Yokohama ke London oleh kapal selam U-88 Jerman dan muatannya keluar. Berdasarkan data yang di dapat bahwa balok kenyal yang bertuliskan “Tjipetir” diproduksi pabrik Cipetir, Sukabumi yang telah berdiri dari tahun 1885.

Misteri Danau Roopkund

Suatu danau yang memiliki ratusan kerangka orang telah menyebabkan para ilmuwan kelimpungan. lantaran di danau mati itu ditemukan lebih dari 200 kerangka orang yang dahulunya enggak diketahui pemicu kematiannya. kerangka-kerangka orang ini pertama kali ditemui sama pengurus hutan Inggris pada tahun 1942.

Mulanya kerangka ini dikira kepunyaan para pasukan jepang yang mengadakan penjelajahan melintasi India ketika perang dunia kedua berlangsung. akan tetapi, sehabis dicermati lebih jauh, kerangka-kerangka ini nyatanya datang dari tahun 850.

Sepanjang ini peneliti menerka-nerka apakah keretakan terbilang diakibatkan sama musibah alam ataupun kejadian pembantaian masal. Peneliti menyatakan kalau para korban ini wafat lantaran adanya angin besar.

Mereka terhantam bebatuan yang terperesok dari atas sehingga seluruh badannya mulai dari kepala sampai pundak mendapati retak yang cukup serius. Karena kawasan Roopkund sebenarnya tidak terdapat tempat buat berlindung sehingga hasilnya seluruh jiwa ini wafat.

Misteri Death Valley

Misteri yang bergantung dari tahun 1940 ini sudah terpecahkan. tiada hantu, badai ataupun hurikan yang mendorong ratusan batu di permukaan danau tandus ataupun Playa di Death Valley, California, AS. Berdasarkan data yang di dapat, ahli paleobiologi, Richard Norris dari Scripps Institution of Oceanography, University of California, San Diego.

TMenyatakan, berpindahnya batu-batu yang sebagian di antaranya berat sampai 320 kg sejauh ratusan meter itu berlangsung karna gabungan dari desakan angin kecil kurang lebih 3-5 m tiap detik serta susunan es yang tebalnya tidak lebih dari 3-5 mm yang terwujud saat malam hari.

Observasi mereka menunjukkan kalau pergerakan batu itu membutuhkan suatu gabungan atas beberapa kejadian langka. pertama, Playa mesti terisi air, yang kedalamannya cukup buat menciptakan es terapung saat malam hari dimusim dingin, tapi cukup pipih sehingga batu terus berada di atas permukaan air.

Selagi suhu merosot ekstrem saat malam hari, kolam berpadu serta menciptakan tumpukan es setipis kaca. es tersebut harus pipih supaya dapat berpindah mulus, namun mesti tebal juga supaya tidak gampang terurai.

One Response

  1. Sabun Black Walet January 26, 2017

Add Comment